Menampilkan postingan dengan label wisata sejarah

Postingan

Pulau Bangka tidak hanya dikenal dengan kekayaan alam dan hasil timahnya, tetapi juga menyimpan jejak sejarah panjang penyebaran agama Islam. Salah satu wilayah yang menjadi saksi bisu perjalanan tersebut adalah Desa Bangka Kota, sebuah desa yang menyimpan banyak makam-makam Muslim kuno dengan nilai sejarah tinggi. Melalui perjalanan eksploratif ini, Tim Kampung Journey menyambangi Desa Bangka Kota untuk menelusuri langsung jejak-jejak sejarah Islam yang masih tersisa, mulai dari kompleks pemakaman tua hingga makam keramat yang diyakini sebagai tempat peristirahatan seorang ulama besar dari Kerajaan Pasai. Perjalanan Tim Kampung Journey dimulai dari Pangkalpinang , dengan jarak tempuh sekitar satu jam lebih , perjalanan ini terasa begitu menyenangkan. Sepanjang jalan, kami melewati beberapa desa dan kampung yang menyuguhkan pemandangan khas kampung Bangka. Rasa lelah selama perjalanan seakan terbayar dengan suasana yang menenangkan dan penuh rasa ingin tahu akan sejarah besar yang me...
Pulau Bangka tidak hanya dikenal dengan keindahan pantainya dan kuliner khasnya, tetapi juga menyimpan warisan bersejarah yang sangat penting bagi Nusantara. Salah satu buktinya adalah Situs Kota Kapur Sriwijaya, yang berada di Desa Kota Kapur, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kota Kapur menjadi saksi bisu kejayaan Kerajaan Sriwijaya di abad ke-7. Di desa inilah ditemukan prasasti bersejarah serta jejak candi kuno yang hingga kini masih menyimpan misteri. Perjalanan kami dimulai dari Masjid Besar Al-Istiqomah, Mendo Barat. Bersama tim dari Sungailiat dan Pangkalpinang, kami menempuh sekitar 45 menit perjalanan menuju Desa Kota Kapur. Setibanya di sana, kami langsung disambut oleh Bang Ali Akbar, seorang penggiat sejarah sekaligus pelestari situs Kota Kapur. Dari rumah beliau, perjalanan sejarah kami dimulai. Salah satu peninggalan penting di Situs Kota Kapur adalah tiga lokasi penemuan candi. Candi tersebut sempat digali oleh para arkeolog,...
Perjalanan kali ini membawa kami ke sebuah desa kecil yang menyimpan cerita besar Desa Petaling, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Desa ini mungkin belum banyak dikenal wisatawan luas, namun di balik kesederhanaannya tersimpan sejarah perjuangan, kekayaan seni budaya, serta aroma kopi khas yang meninggalkan kesan mendalam. Pagi itu, kami sepakat untuk berkumpul terlebih dahulu di Masjid Besar Al-Istiqomah, Mendo Barat. Dari titik kumpul ini, tim dari Pangkalpinang dan Sungailiat akhirnya bertemu dan bersiap memulai perjalanan. Tepat pukul 08:15 WIB, kendaraan mulai melaju membelah jalanan pedesaan yang asri. Suasana perjalanan terasa singkat hanya sekitar 20 menit hingga kami akhirnya tiba di Desa Petaling. Udara pagi yang sejuk, hamparan pepohonan hijau, dan keramahan khas masyarakat desa langsung menyambut kedatangan kami. Namun, tujuan pertama kami bukanlah sekadar menikmati panorama, melainkan menapaki kembali jejak sejarah perjuangan di ...
Tim Kampung Journey berkesempatan mengunjungi Desa Tempilang, Bangka Barat, untuk menyaksikan sebuah tradisi unik yang telah diwariskan secara turun-temurun, yakni Perang Ketupat. Ritual ini bukan sekadar ajang lempar-melempar ketupat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam perayaan budaya yang sarat makna. Meski diguyur hujan lebat, semangat kami tak surut untuk menikmati salah satu event tahunan yang paling dinanti dalam kalender pariwisata Bangka Barat. Sejarah dan Makna Perang Ketupat Perang Ketupat merupakan bagian dari rangkaian ritual penutupan bulan Ruwah dalam kalender Hijriyah, sekaligus penyambutan bulan suci Ramadhan. Tradisi ini diyakini telah ada sejak ratusan tahun lalu dan terus dilestarikan oleh masyarakat Tempilang hingga kini. Ketupat dalam budaya masyarakat Melayu bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga memiliki filosofi mendalam. Anyaman daun kelapa yang membungkus beras melambangkan hubungan sosial yang erat dalam masyarakat, sementara isinya yang putih bersih ...
Hari ini, Tim Journey membawa Anda menuju destinasi alam yang memukau di Desa Terak, Kabupaten Bangka Tengah. Dengan pesona hutan alami, sejarah, dan keramahan penduduk setempat, Tahura Bukit Mangkol adalah tempat yang menawarkan pengalaman luar biasa bagi siapa saja yang mencintai alam dan petualangan. Perjalanan menuju Tahura Bukit Mangkol dimulai dengan pemandangan yang memanjakan mata. Anda akan melewati hutan alami yang lebat, memberikan suasana sejuk dan segar khas alam tropis. Di sepanjang jalan, kebun-kebun durian milik warga lokal menjadi daya tarik tersendiri.  Tidak hanya alam yang memukau, perjalanan ini juga menawarkan sentuhan sejarah. Sebuah jembatan tua peninggalan Belanda berdiri kokoh di tengah perjalanan. Jembatan ini bukan sekadar jalur penghubung, tetapi juga saksi bisu masa lampau. Selain itu, di kawasan Tahura Bukit Mangkol juga terdapat PDAM peninggalan Belanda yang menjadi bukti lain dari warisan sejarah yang masih terjaga hingga kini. Bersama komunitas lok...